Pemkot Tangsel Harus Pikirkan Solusi Jangka Panjang Atasi Kekeringan di Koceak

METROTANGSEL.COM, Cisauk- Warga Kampung Koceak, Kranggan, Setu, Kota Tangsel masih kesulitan mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka dengan air bersih. 

Kekeringan yang melanda wilayah tersebut hingga lima bulan terakhir ini, membuat mereka harus menggunakan air kali Cisalak untuk mencukupi MCK sehari-hari. 

Sementara untuk minum, mereka harus beli air isi ulang.

“Sudah lima bulanan mas kalau ga salah kekeringanya. Ga ada air sama sekali, susah dapatinya,” kata Yuli (31), warga Kampung Koceak RT 06/02.

Menurut dia, warga masih berusaha mendapatkan air dari sumur yang ada.

Namun, jelas dia, jelas tidak bisa diharapkan karena ssharian saja, air yang didapat hanya seember kecil. 

“Air benar-benar enggak keluar. Sekalinya keluar, cuma dapat seember saja, itu juga seharian. Ini dialami semua warga di sini,” keluhnya.

Hal senada diungkapkan Yanto (42) warga lainnya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia dan warga lainnya harus mengambil air dari penampungan sederhana berukuran 1×2. 

“Itupun kalau ada. Kalau ga ada ya kita terpaksa gunakan air dari Kali Cisalak itu. Kalau untuk minum, kita beli air isi ulang,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, kekeringan ini terjadi setiap tahun. Kekeringan tahun ini yang terpanjang. 

Ia berharap, segera ada bantuan air bersih, khususnya dari Pemkot Tangsel.

“Seperti mesin air atau semacamnya. Jadi enggak ada kekeringan lagi,” pungkasnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here