Pemkot Tangsel Persembahkan Taman Kakak’ Aurel’, Spirit Perjuangan untuk Capaska yang Meninggal

Caption : Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, didampingi wakilnya, Benyamin Davnie, dan Faried Abdurrahman serta Sri Wahyuniarti orang tua dari almarhum Aurellia Qurrotu Aini (Aurel), bersama-sama meresmikan Taman Kakak Aurel di pelataran kantor Pemkot Tangsel, Senin (14/10).

METROTANGSEL.COM, Ciputat- Pemkot Tangsel akhirnya menunaikan janjinya membangun taman kakak Aurel, di lingkup pusat pemerintahana setempat.

Prosesi peletakan batu pertama taman kakak Aurel turut disaksikan kedua orangrua Aurel. 

“Apalah arti taman dibandingan keluarganya kehilangan kakak Aurel,” ungkap Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany di Jalan Raya Maruga Nomor 1, Serua, Kecamatan Ciputat, Senin, (14/10).

Menurutnya, disadari bahwa anak adalah titipan Allah SWT. Aurel meninggal dunia sudah menjadi ketetapan-NYA. 

Tetapi disisi lain titipan dan amanah bisa Allah ambil kapanpun.

Meski diyakini itu adalah hal terbaik yang sudah Allah tetapkan, perjanjiaan ketika roh empat bulan berada dalam kandungan ibunya.

Airin menyadari bahwa Aurel sosok anak yang pantang menyerah. Sama dengan pelajar purna paskibra angkatan 2019 lainnya.

Bagaimana berjuang dan berlatih untuk disiplin. Airin bilang, Taman Kakak Aurel sengaka dibuat di lingkungan Puspemkot Tangsel.

“Karena Paskibra itu akan ada setiap tahunnya. Pengibaran dan penurunan bendera tanggal 17 Agustus memperingati Hari Kemerdekaan sampai kapanpun akan terus dilakukan,” katanya.

Salah satu spot tempat latihan pelajar calon paskibra di kantor Balaikota Tangsel, katanya, sengaja dipilih karena Taman Kakak Aurel ini mengingatkan ada seorang anak yang penuh kedisiplinan, dedikasi dan kerja keras tidak memikirkan rasa letih ingin berjuang memberikan yang terbaik.

“Itulah spirit yang ingin diberikan Kakak Aurel. Dan tentu ini bisa menjadi contoh bagi semuanya, khususnya pelajar generasi penerus bangsa,” tegas Airin.

Ayah Aurel, Faried Abdurahman yang mengenakan kemeja putih dibalut celana hitam tampak haru dalam pembangunan Taman Kakak Aurel itu.

“Terima kasih sebesar-besarnya, ini sebagai bentuk penghargaan kepada almarhum Aurel yakni taman yang dibangun Pemkot Tangsel,” ujar Faried saat dijumpai Warta Kota di Balai Kota Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Senin (14/10/2019).

Menurutnya dengan adanya taman ini dapat mengenang semangat Aurel. 

Seorang gadis yang punya jiwa kuat untuk meraih cita-citanya menjadi Paskibraka.

“Tapi Tuhan berkendak lain, Aurel meninggalkan kita semua. Setiap hari kami sekeluarga masih ingat almarhum, belum bisa dilupakan. Dengan adanya taman ini jadi semangat kedepan untuk kita hidup lebih baik lagi,” ucapnya. 

Saat prosesi pembacaan doa sampai sambutan wali kota, ibu Aurel Sri Wahyuniarti yang karib disapa Cali, tak kuat menahan air matanya. 

Air matanya menetes, dan Cali terlihat sibuk menyekanya demi terlihat tetap tegar.

Siswi kelas XI MIPA 3 SMA Al Azhar BSD itu menghembuskan nafas terakhirnya di kediamannya, Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang.

Dia merupakan calon anggota paskibraka Kota Tangsel yang diplot membawa baki untuk upacara 17 Agustus di lapangan Cilenggang.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here