Ratusan Murid Padepokan Silat di Tangsel Adu Kemampuan Jurus di Jaletreng

METROTANGSEL.COM, Serpong- Ratusan murid berbagai padepokan silat tradisional di Kota Tangsel, Sabtu (19/10) pamer kekuatan dan jurus di Jaletreng, Serpong.

Mereka berlomba menjadi yang terbaik dalam festival pencak silat yang diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudataan setempat.

Kegiatan yang menelan biaya sekira Rp 270 jutaan lebih itu, memperlombakan kelas anak-anak, dewasa serta beregu anak-anak dan beregu dewasa.

Masing-masing pemenang dari lomba tersebut akan mendapatkan hadiah uang tunai. Antara Rp 1 juta hingga Rp 3,5 juta.

Juara lomba kategori anak-anak dan dewasa misalnya, juara mendapatkan hadiah Rp 1 juta. Kemudian juara Rp 2 mendapatkan uang Rp 750 ribu serta juara 3 meraih Rp 500 ribu.

Kemudian, untuj kategori beregu anak-anak dan dewasa hadiah yang diperoleh juga sama. Untuk juara 2 akan mendapatkan uang senilai Rp 5 juta, juara 2 Rp 3,5 juta dan juara 3 Rp 2,5 juta.

Menurut Kabid Kebudayaan Dindikbud Tangsel, Iis Nur Asia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel menegaskan, keberadaan seluruh elemen seni di kota tersebut sangat diperlukan.

Sebab, pelestarian budaya seni menjadi tanggungjawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.

Terkait acara tersebut, Iis mengaku begitu diminati peserta. Baik peserta anak-anak dewasa, perorangan maupun kelompok nampak sekali menunujukan bakat serta kemampuan mereka.

“Allhamdulillah, dengan melaksanakan program penyelenggaraan kesenian dari Seksi Kesenian bidang Kebudayaan Dindikbud Tangsel, peserta begitu antusias. Generasi muda kita, di Tangsel, ternyata begitu cinta terhadap seni tradisinya yang merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan,” ungkapnya.

“Disinilah keunikan kebudayaan Tangsel itu, banyak pencita seni, penggiat seni maupun komunitas seni, termasuk Padepokan sanggar seni yang memang harus terus kami rangkul untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah,” tambah Iis.

Lanjut dia, pelestarian seni budaya bukan tanggung jawab pemerintah saja.

“Tetapi kita semua berjewajiban untuk selalu menjaganya agar tidak tergerus dan punah oleh kemajuan jaman,” tandasnga.

“Kenali .Hargai …Cintai dan Lestarikan …Kebudayan Tangerang Selatan,” tutupnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here