Dindikbud Tangsel Mulai Sosialisasikan SIPLah ke Seluruh Sekolah Penerima Dana BOS

METROTANGSEL.COM Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mensosialisasikan penggunaan aplikasi khusus pengadaan barang dan jasa yang menggunakana dana Bos, melalui Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) ke sekolah-sekolah.

Giat itu dilaksanakan pada Senin, (21/10) di salah satu rumah makan di kawasan Serpong dengan peserta 310 orang dan narasumber dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

Menurut Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Didin Sihabudin, aplikasi SIPLah ini diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mendukung pengadaan barang dan jasa (PBJ) di sekolah dalam menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 35 tahun 2019 tentang perubahan kedua atas peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 3 tahun 2019 tentang petunjuk teknis Bantuan Operasional Sekolah reguler

“Jadi sekarang ini, kita di Dindikbud Kota Tangsel, mulai mensosialisasikannya ke sekolah-sekolah. Kita undang sekolahnya. Tadi ada sekitar 310  sekolah yang kita sosialisasikan SIPLah ini. Baik sekolah negeri maupun swasta. Tadi narasumbernya dari Kemendikbud, pak Yohanes,” jelasnya kepada metrotangsel.com

Jelas Didin, untuk pengadaan barang dan jasa, sekolah diharapkan memahami penggunaan aplikasi SIPLah ini. Misalkan, untuk pengadaan komputer, beli laptop. Harapanya, tata kelola administrasi yang baik dan rapih bisa terbangun melalui aplikasi ini. 

Menurut Didin, penggunaan SIPLah menjadi salah satu wujud komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan pendidikan yang transparan dan akuntabel. “Kami mensosialisasikan SIPLah ini agar sekolah memahami penggunaanya,” jelasnya.

Seperti diketahui, berdasarkan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 3 tahun 2019 tentang petunjuk teknis Bantuan Operasional Sekolah.

Sebagaimana telah diubah dengan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 3 tahun 2019 tentang petunjuk teknis Bantuan Operasional Sekolah reguler serta Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 8 tahun 2016 tentang buku yang digunakan oleh satuan pendidikan, maka realisasi dana BOS melalui mekanisme pengadaan barang atau jasa sekolah dalam jaringan dengan nilai transaksi paling banyak Rp 50 juta dilaksanakan melalui sistem informasi pengadaan di sekolah SIPLah.

Berkenaan dengan hal tersebut sekolah harus memperhatikan tiga aspek utama dalam hal ini. Pertama, ketentuan terkait harga transaksi dalam SIPLah.

Kedua, ketentuan terkait transaksi dalam SIPLah dan ketiga ketentuan terkait pemilihan penyedia barang atau jasa dalam SIPLah,” jelasnya. 

Pelaksanaan pengadaan barang atau jasa yang diadakan melalui SIPLah, sekolah harus memastikan bahwa barang atau jasa yang dibeli merupakan barang legal dan tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Prinsip nilai dan norma termasuk ketentuan komponen pembiayaan BOS.(adv)

1 COMMENT

  1. Belanja kebutuhan sekolah kini lebih mudah dan aman dengan Aplikasi Siplah Kemendikbud.
    Toko aman dan terpercaya. Kami toko online Siplah siap melayani pengadaan barang/jasa Dari dana bos Afirmasi dan Bos Kinerja di seluruh Wilayah Indonesia. Kunjungi kami di: http://bit.ly/siplahku
    HP/WA: 082135853141

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here