Gelapin Mobil Gegara Rentenir hingga BPJS, Pasutri di Pamulang Ditangkap Polisi

METROTANGSEL.COM, Pamulang – Terlilit banyak hutang rentenir maupun tunggakan iuran BPJS, pasangan suami istri di Pamulang, Kota Tangsel ini nekat menggelapkan lima mobil dan menggadaikannya. Miris lagi, otak dari aksi jahat ini adalah si istri.

Kanit Reskrim Polsek Pamulang, Iptu Totiyanto, kepada awak media menerangkan, pelaku yang diamankan itu yakni Heru Budi Permana (42) dan Dewi (41). Pasutri ini sudah ditetapkan tersangka sejak Senin, (21/10).

Menurut dia, pasutri yang melakukan kontak dengan para penyewa adalah istrinya. Kesepakatan harga Rp 300 ribu per hari.

Setelah berhasil menyewa mobil dari rental dan milik kenalanya, para pelaku langsung menggadaikanya ke orang yang sudah berhasil mau menyewa.

Penggelapan mobil untuk digadai ke orang lain itu terus berjalan sampai lima kali sepanjang 2019. Totok menjelaskan, mobil yang digelapkan itu, digadai ke orang lain dengan nilai Rp 30 juta sampai Rp 35 juta.

“Pasutri ini disangkakan pasal 372 dan 378 tentang penggelapan dan penipuan. Ancaman hukumannya empat tahun penjara,” ujarnya.

Sementara itu, Budi Permana mengatakan, ia dan istrinya terpaksa melakukan aksi jahat ini karena terlilit hutang.

Baik itu hutang kepada rentenir maupun iuran BPJS dan hutang lain, yang makin lama berjalan, makin besar bunganya. 

“Buat nutupin utang, jalan lagi, buat kebutuhan rumah lah pokoknya,” ujar Heru sambil tertunduk.

“Peran istri yang sewa mobil, dia yang cari lawan. Saya bilang ini sudah salah jalan, tapi tetep istri suruh jalan terus,” ujarnya.

Heru juga beralasan mereka sedang kelilit tagihan BPJS selama delapan bulan. “BPJS nunggak, anak saya satu,” ujarnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here