Begini Komentar Bang Ben Soal Kadishubd Diintimidasi Saat Tertibkan Truk Tanah 

METROTANGSEL.COM, CIPUTAT – Dugaan adanya intimidasi oknum  terhadap petugas lapangan Dinas Perhubungan Kota Tangsel menyeruak ke permukaan.

Bahkan dirasakan langsung oleh Kepala Dinasnya, Purnama Wijaya. 

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan jika itu sudah menjadi resiko pekerjaan.

Petugas lapangan dalam menjalankan tugas, lanjut dia, harus menerima apapun itu. “Memang itu sudah resiko pekerjaan namanya,” Kata Benyamin.

Menurut Benyamin, setiap tugas selalu ada tantangan tersendiri. Bukan saja anggota Dinas Perhubungan, petugas lainnya di lingkungan Pemkot Tangsel juga memiliki risiko.

“Namun saya tekankan kepada teman-teman saya untuk terus menegakan peraturan daerah. Karena tentang ketentraman dan ketertiban ketika masyarakat merasa terganggu, tentu kita lakukan penindakan,” urainya.

Sebelumnya, Purnama Wijaya mengaku mengalami kejadian kurang mengenakan saat melakukan pengawasan jam operasi truk yang diatur dalam Peraturan Wali Kota Nomor 3 Tahun 2012.

Ketika memberhentikan truk angkutan tanah di kawasan Bintaro, ia sempat berkomunikasi dengan seseorang yang diduga beking pemilik truk.

Namun, Purnama tak mengetahui siapa yang berbicara dengannya melalui ponsel sopir truk tersebut.

“Anda siapa, nyetop-nyetop truk?” kata Purnama menirukan ucapan penelpon saat bercerita di Pemkot Tangerang Selatan, Selasa.

Padahal, kata Purnama, penindakan terhadap sopir truk tersebut sesuai aturan. Apalagi, penindakan tersebut merupakan perintah Wali Kota Airin Rachmi Diany.

Menurut dia, justru sopir truk yang melakukan kesalahan karena tidak dapat menunjukan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan masa berlaku pengujian kendaraan bermotor atau KIR telah habis.

“Susahnya kita selalu berhadapan sama orang yang berpangkat,” tuturnya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here