Mobil Molen Ambruk ke Bantaran Kali Pamulang, Sulit Dievakuasi

METROTANGSEL.COM, Pamulang – Diduga akibat beban terlalu berat serta jalan sempit akibat adanya pelebaran proyek bantaran kali, satu unit mobil molen berisi beton ambruk ke tengah-tengah kali, di Jalan Bumi Raya, Benda Baru, Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Molen bernopol B 9382 UIA itu jeblos sejak Senin, (28/10/2019). Dan hingga Kamis, (31/10/2019) tak kunjung diangkat.

Warga sekitar menyebut susah dievakuasi dengan kendaraan biasa, atau pun crane mengingat jalan di lokasi terperosoknya molen jalan kecil. 

Salah seorang warga setempat, Suparman (41) mengatakan, dirinya kebingungan bagaimana caranya mobil tersebut bisa diangkat nantinya.

“Bingung saya mas, jalan ini dilewati molen aja ambrol gimana yang untuk ngangkat nya,” ujarnya, ditemui di lokasi.

Suparman menjelaskan, molen tersebut awalnya ingin memarkirkan mobilnya dengan cara mundur, namun karena memang jalan sudah retak maka longsor lah itu tanah yang sudah rapuh.

“Kan itu jelas tanah udah retak otomatis, ya ngga kuat lah nahan bebanya. Longsor lah itu tanah,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolsek Pamulang, Kompol Hadi Supriatna mengatakan, molen itu terisi penuh dengan beton yang sudah mengeras.

Bobotnya menurut dia, diduga hampir mencapai 40 ton. “Derek biasa itu enggak bisa, harus diangkat pakai crane,” kata Hadi.

Namun, jelas dia, untuk “membangunkan” molen itu, caranya bisa dengan melepas komponen di badan mobil satu per satu agar mudah dievekuasi.

“Nanti dilepasin dulu komponennya satu-satu karena dengan isinya ada kali 40 ton,” ujarnya.

“Kita masih menunggu cranenya karena kan itu tidak terlalu mengganggu ya adanya di dalam (komplek),” katanya.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here