Polisi Tembak Empat Pembobol Showroom Mobil di Pamulang

METROTANGSEL.COM, Pamulang – Aparat Mapolsek Pamulang, Kota Tangerang Selatan terpaksa menembak empat pelaku pembobolan showroom mobil di Jalan Surya Kencana, Pamulang, karena berusaha melawan petugas saat akan diamankan.

Tiga pelaku tersungkur dihantam timah panas polisi di bagian kaki kiri, dan satu pelaku lainnya terkena bokongnya.

Kanit Reskrim Pamulang, Iptu Totok Riyanto mengatakan, petugas terpaksa menembak para pelaku karena ngotot melarikan diri meski sempay diberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali ke udara.

“Para pelaku berinisial MH, I, F, dan A melawan dan berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap. Anggota melakukan tembakan peringatan keatas sebanyak tiga, tapi tidak dihiraukan pelaku akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur,” kata dia, kemarin.

“Pelaku I, F dan A ditembak mengenai kaki bagian kiri. Sedangkan pelaku MH mengenai bokong,” tambahnya.

Meski sempat memberikan tembakan peringatan, dua dari pelaku ternyata berhasil melarikan diri dengan berboncengam sepeda motor. Mereka yang kabur bertugas mengawasi situasi di sekitar lokasi. “Pelaku F dan A berhasil melarikan diri,” tegasnya.

Kronologis Awal Kejadian

Diterangkan Totok, penangkapan para pelaku bermula saat anggota melakukan patroli melihat empat orang yang berboncengan dua sepeda motor dengan gelagat mencurigakan.

“Anggota melakukan pembuntutan dan berhentilah di sebuah ruko toko HP. Dua orang pelaku turun dari sepeda motor dan merusak gembok ruko toko HP. Sedangkan dua orang pelaku lagi di atas motor sambil mengawasi,” kata Totok.

Namun, karena gembok toko tersebut tak berhasil dibuka, para pelaku beralih ke showroom sepeda motor. Setelah berhasil merusak gembok rolling door, para pelaku langsung beroperasi mencuri motor yang ada di dalamnya.

“Pada saat pelaku sudah berhasil masuk showroom anggota langsung menangkap pelaku. Pelaku sempat melarikan diri,” ucap Totok.

Sementara dua pelaku lain melarikan diri. Dari penangkapan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa kunci leter T, obeng, dan motor yang digunakan saat beraksi.

Pelaku kenakan pasal 363 jo 53 KUHP tentang percobaan pencurian dengan pemberatan dengan ancaman paling lama 5 tahun penjara.(sam/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here