Kecam Tindakan Intimidasi, Wartawan di Tangsel Gelar Aksi Solidaritas

METROTANGSEL.COM, Serpong – Puluhan awak media massa menggelar aksi solidaritas di depan Mapolres Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (4/12/2019).

Aksi para jurnalis ini dipicu adanya tindak kekerasan dan intimidasi yang dilakukan oknum anggota ormas Forum Betawi Rempug (FBR) terhadap Eka Huda Rizki (20), jurnalis media siber kabar6.com, Selasa (3/12/2019), lalu.

“Negara jangan kalah dengan aksi premanisme,” ungkap Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Junaedi, saat berorasi di Mapolres Tangerang Selatan.

Junaedi juga menegaskan, aksi solidaritas ini merupakan bentuk kegelisahan awak media yang rentan berbenturan dengan para aksi premanisme.

Ia pun berharap polisi dapat mengusut kasus ini dan menangkap pelakunnya.

Di lokasi yang sama, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Abie Jumaidi mengatakan, teror terhadap Eka sudah tahap membahayakan bagi kebebasan pers.

Apalagi jika persoalan ini dibiarkan dan tidak ada tindakan apapun dari aparat.

“Ini tidak boleh dianggap sepele soal intimidasi Eka. Yang parahnya lagi, ia mendapatkannya di kantor pusat pemerintahan. Jika di puspem saja diteror bagaimana di daerah yang jauh dari sorotan,” ujarnya.

Dirinya pun meminta aparat penegak hukum bersikap tegas dan segera menangkap anggota ormas yang melakukan penganiyaan terhadap Eka.

Wakapolres Tangerang Selatan (Tangsel), Komisaris Didik Putro Kuncoro hadir menemui puluhan awak media yang datang berunjuk rasa.

Dirinya berjanji akan memproses kasus ini secara transparan.

“Kita akan transparan dalam melaksanakan proses penyelidikan dan penyidikan,” janji Didik di hadapan para Jurnalis yang menggelar aksi.

Didik mengakui sudah menerima laporan resmi dari saksi korban. Aparat kepolisian berjanji akan memproses sesuai dengan prosedur.

“Saya minta tolong kepada rekan-rekan untuk mengawal. Dan kita sama-sama mengawal kasus ini, kita sama2 mengawal kasus ini,” janjinya.(jun/asn)

Akai solidaritas para Jurnalis di Mapolres Tangsel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here