Satpol PP Rutin Razia di Pasar Serpong, APKLI: Enggak Pernah Ada Solusi Buat PKL

METROTANGSEL.COM, Serpong – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kian rutin melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Serpong.

Kepala Satpol PP Kota Tangsel Mursinah mengatakan pihaknya akan terus melakukan penertiban di sekitar Pasar Serpong.

Penertiban kerap dilakukan lantaran pedagang tetap saja bandel dan nekat berdagang di pinggir jalan.

“Kalau masih bandel ya kita angkut. Setiap hari kita tertibkan,” ungkap Mursinah menjelaskan saat memimpin penertiban PKL di Pasar Serpong, Senin (9/12/2019).

Bahkan, Mursinah berencana akan memasang Camera Circuit of Television (CCTV) di sekitar Pasar Serpong untuk memantau aktivitas PKL.

“Entar kita pasang CCTV. Petugas kami juga setiap hari ada di sini jaga-jaga,” katanya.

Upaya Satpol PP itu ditanggapi Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Tangsel Desman Ariando.

Menurutnnya penertiban PKL yang dilakukan Satpol PP Kota Tangsel tidak pernah memberikan solusi bagi PKL yang notabene-nya masyarakat kecil.

Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangsel Nomor 8 Tahun 2014 tantang penataan dan pemberdayaan PKL, lanjut Desman sudah menjadi tanggungjawab Wali Kota Tangsel untuk melakukan penataan dan pemberdayaan PKL.

“Ya kalau hanya ditertibkan saja untuk apa ada Perda Tangsel Nomor 8 Tahun 2019,” papar Desman.

Dalam Perda Tangsel Nomor 8 Tahun 2014 diBab II Pasal 3 disebutkan walikota melakukan penataan dengan cara pendataan PKL, pendaftaran PKL, penetapan lokasi PKL, pemindahan lokasi PKL dan peremajaan lokasi PKL.

“Lima langkah tersebut sudah dilakukan apa belum? Kalau penertiban kan acuannya Perda Tangsel Nomor 9 Tahun 2012 tentang Penertiban Umum. Penerapan Perda Tangsel Nomor 9 Tahun 2019 belum berjalan,” katanya.

APKLI Kota Tangsel menurut Desman siap mendampingi pelaku usaah PKL termasuk pendampingan hukum. Jika tak ada solusi relokasi PKL, aktivitas PKL di Pasar Serpong akan terus berlangsung.

“Ya masak iya Satpol PP harus setiap hari melakukan penertiban. Kan penertiban itu pakai anggaran. Kalau ada solusi soal relokasi PKL, saya kira lebih efisien,” tambahnya. (jun/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here