Ribuan Warga Mengungsi Akibat Banjir, Ini Wilayah Terdampak Parah di Tangsel  

Kondisi pemukiman warga Kota Tangsel yang terdampak banjir, kemarin.

METROTANGSEL.COM, Serpong – Banjir yang melanda wilayah Kota Tangsel, kemarin berdampak mengungsinya sebanyak 2000 ribu warga. Hingga Selasa (2/1/2020), warga juga mulai membersihkan sisa-sisa lumpur akibat tergenang.

Diketahui, di Kota Tangsel sendiri ada 16 titik banjir yang didata. Sementara posko yang disediakan pihak pemkot mencapai 31 an.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, saat ini kondisi warga sangat memprihatinkan. Terutama di kawasan Pesona Serpong dan Komplek Maharta.

“Yang terparah itu saya saksikan ada di beberapa titik, terutama kemarin di Pesona Serpong dengan ketinggian air mencapai tiga meter, dan warga Pesona Serpong mengungsi di pemukiman sebelahnya,” kata Benyamin, melalui sambungan telephone, Kamis (02/01/2020).

Saat disinggung berapa jumlah pengungsi, pria yang akrab disapa Bang Ben itu mengaku, setidaknya terdapat 2000 warga. “Itu sedang kita hitung memang, saya belum memastikan itu berapa, lagi kita hitung. Tapi perkiraan angka sampai 2000 masyarakat mengungsi mungkin,” ucapnya.

Bakal Calon Walikota Tangsel itu juga menjelaskan bahwa, warga mengungsi ke sejumlah rumah-rumah masyarakat lainnya, yang dirasa lebih aman dari kepungan air.

Tak hanya itu, ia pun bersyukur ditengah musibah yang melanda warga masih menyempatkan diri untuk membukan posko.

“Mereka mengungsi di rumah-rumah masyarakat, yang mereka tentukan sendiri. Ya alhamdulillah, di titik-titik banjir, di spot-spot banjir saat ini masyarakat itu membuat ada tiga posko,” paparnya.

“Posko makanan, posko kesehatan, dan kemudian posko pengungsian. Itu masyarakat sendiri yang punya inisiatif mendirikan posko-posko itu,” imbuhnya.(sam)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here