BPPT Siapkan Teknologi Modifikasi Cuaca Tanggulangi Banjir Jabodetabek

Persiapan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) oleh BPPT bersama TNI AU. (TMC) atau hujan buatan untuk mereduksi curah hujan di wilayah Jabodetabek. Foto: Dok BPPT.

METROTANGSEL.COM, Jakarta – Sebagai upaya untuk menanggulangi bencana banjir di Jabodetabek yang terjadi karena tingginya intensitas hujan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bersama BPPT, BNPB, dan TNI Angkatan Udara (TNI AU) melaksanakan Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sebagai upaya untuk mereduksi dan redistribusi curah hujan.

Operasi TMC ini dilakukan sebagai solusi berbasis teknologi dengan melakukan redistribusi curah hujan sehingga intensitas hujan yang turun di wilayah Jabodetabek akan berkurang.

“Upaya yang dilakukan dengan menjatuhkan hujan di daerah-daerah aman seperti di Selat Sunda dan Laut Jawa, tutur Kepala BPPT Hammam Riza dalam peluncuran Operasi TMC di Kantor BPPT, Jakarta dikutip metrotangsel.com, Selasa (7/1/2020).

Operasi TMC ini sedianya dilaksanakan mulai hari ini Jumat (3/1) menggunakan pesawat jenis CASA 212-200 dan CN-295 milik TNI AU melalui Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Bandara Abdurrachman Saleh Malang.

BMKG medukung Operasi TMC ini dengan menyediakan analisa data cuaca dan juga radar dari Stasiun Meteorologi Cengkarang.

Dalam sambutannya, Dwikorita menyampaikan bahwa BMKG mendukung secara penuh upaya TMC agar dapat dilakukan secara maksimal dengan sinergitas antar lembaga.

“BMKG sangat mendukung upaya TMC ini dapat dilakukan secara maksimal, dan BMKG akan selalu siap untuk menyukseskan agenda operasi TMC ini sesuai dengan tupoksi seperti halnya ketika operasi TMC dilakukan dalam rangka pengurangan dampak Karhutla di beberapa wilayah beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Kemudian Dwikorita juga mengatakan bahwa BMKG siap untuk memberikan Informasi cuaca dan personil handal yang diperlukan untuk mendukung jalannya operasi TMC ini.

“Semoga dengan adanya kegiatan operasi TMC ini dapat mengurangi serta mengatasi terjadinya bencana banjir yang lebih buruk di wilayah Jabodetabek khususnya,” pungkas Dwikorita mengakhiri sambutannya.

Turut serta hadir dalam kegiatan ini Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, Kepala BPPT Hammam Riza bersama Kepala BNPB Doni Monardo.(sam)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here