Intip Yuk Kelebihan Arsinum Mobile dan Biskuneo Ciptaan BPPT

Kepala BPPT Hammam Riza, saat mencoba merasakan sensasi air minum dari Arsinum Mobile, sebelim dikirim ke daerah bencana. Foto: Dok BPPT

METROTANGSEL.COM, Tangsel – Badan Pengkajian dan Penerapan Tekhnologi (BPPT) menurunkan tiga unit armada Air Siap Minum (Arsinum) Mobile untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kini tengah mengungsi, khususnya di wilayah Lebak, Banten yang juga terdampak banjir.

Apa sih kelebihan Arsinum Mobile ini? Menurut penjelasan Kepala BPPT Hammam Riza, Arsinum Mobile ini dirancang khusus untuk memiliki ketangguhan dan mampu menjangkau daerah terdampak bencana yang sulit memperoleh sumber air bersih. Meskipun ditempatkan di daerah yang tidak memiliki sumber listrik, Arsinum Mobile ini tetap mampu beroperasi.

Selain itu, juga dilengkapi tenaga surya, Arsinum Mobile ini tetap dapat beroperasi walaupun ditempatkan di lokasi yang tidak ada sumber listrik. Arsinum juga dapat memproduksi air sebanyak 5.000 liter per hari dan siap untuk dikonsumsi tanpa harus dimasak terlebih dahulu.

“Air olahan ini juga telah memenuhi standar air minum berdasarkan Permenkes Nomor 416/MENKES/PER/IX/1990, sehingga aman untuk dikonsumsi,” jelasnya.

Sementara itu, BPPT juga mengirimkan bantuan Biskuneo yang merupakan inovasi pangan darurat bencana yang mampu memenuhi pasokan makanan untuk para korban banjir, satu bungkus Biskuneo mengandung 480 Kkal/100g atau setara dengan mengkonsumsi satu porsi nasi.

Inovasi pangan ini menurut Hammam dirancang khusus guna memenuhi kebutuhan makanan pada kondisi darurat karena memiliki kandungan protein di dalamnya dan sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

Dengan berbahan baku lokal berupa tepung ubi kayu, ubi jalar, jagung, tempe serta gula, tentunya Biskuneo telah mengandung nutrisi yang lengkap dan energi yang tinggi.

Hammam berharap, inovasi pangan ini dapat memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi dan menjadi subtitusi kebutuhan logistik seperti mie instan dan nasi bungkus yang biasa dikonsumsi masyarakat yang berada di pengungsian. Sehingga inovasi ini mampu menghadirkan solusi krisis makanan yang biasa terjadi pada situasi darurat bencana.

“Semoga dengan inovasi ini Biskuneo dan Arsinum mobile dapat menjadi solusi krisis makanan dan air bersih yang terjadi pada situasi darurat bencana serta dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” pungkasnya.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here