Pemprov Banten Segera Tutup Penambangan Emas Ilegal di Gunung Halimun Lebak

METROTANGSEL.COM, Banten – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menegaskan, terkait instruksi Presiden Joko Widodo sehubungan dengan penutupan tambang emas ilegal di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) di wilayah Kabupaten Lebak, dirinya akan melakukan survey dan kajian lebih lanjut dengan Kabupaten Lebak serta pihak terkait lainnya.

“Sejatinya ini tugas dari pengelolaan lingkungan hidup, karena terkait dengan law eforcement dari ilegal logging, dimana penegakan hukum penebangan pohon dan perusakan hutan memiliki Undang-undang tersendiri apalagi hingga sampai perusakan dan pencemaran Lingkungan Hidup,” tegas WH, dalam keterangan tertulisnya, usai mendampingi Presiden Jokowi, kemarin.

Selanjutnya dikatakan Wahidin Halim, karena ini merupakan perintah langsung Presiden RI maka dalam waktu dekat dirinya akan segera melakukan rapat koordinasi dengan kementerian/institusi terkait dan juga dengan FORKOPIMDA, sehubungan hal ini, karena kita sudah menyaksikan sendiri bagaimana dampak yang ditimbulkan dari aktifitas tambang liar tersebut.

Menurut Presiden Joko Widodo, penyebab banjir bandang Kabupaten Lebak adalah rusaknya hutan di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Akibat perambahan hutan dan penambangan emas secara ilegal.

Dan seperti diketahui, Presiden instruksikan Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya untuk segera menghentikan aktivitas tambang di TNGHS terutama di wilayah Kabupaten Lebak. Menurutnya, tidak ada toleransi lagi pagi aktivitas tambang emas liar di TNGHS, karena merugikan masyarakat.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here