Security Diduga Arogan, Driver Ojol Datangi Estate Manajemen Alam Sutera  

Mediasi Ojol dengan Manajemen Alam Sutera, didampingi aparat Polsek Serpong.

METROTANGSEL.COM, Alam Sutera – Tindakan arogan sejumlah security Alam Sutera disesalkan sejumlah driver ojek online (Ojol) yang kerap mengambil penumpang sekitar lokasi. Diketahui, security kerap menggembosi ban motor hingga mengambil helm driver ojol.

Imbasnya, pada Jumat (10/1/2020), sekira seratusan driver Ojol mendatangi Estate Manajemen Alam Sutera menuntut security tidak terlalu arogan dalam bertindak. Selain itu, mereka meminta dibuatkan shelter khusus jika memang tidak diijinkan ambil penumpang di lokasi itu.

Pertemuan itu berlangsung sekitar pukul 10.00 hingga 11.20 WIB, di Estate Manajemen Alam Sutera Kel. Pakulonan Kec. Serpong Utara Kota Tangsel. Massa Ojol yang berjumlah 100 orang itu dipimpin Yudi (Kordinator Ojol Wil Tangsel).

Hadir juga Manajemen Alam Sutera yakni General Manager Estate Alam Sutera – Rendi, Manager Estate PT. Alam Sutera ­– Andri. Hadir juga  AKP Budi Hardjono selaku Wakapolsek Serpong, Maung (Ketua Go Graber Indonesia), serta 10 orang perwakilan ojol (Go Graber Indonesia).

Informasi yang dihimpun di lapangan versi Ojol, yakni adanya diskriminatif. “Karena security Alam Sutera yang sering mengusir kami (ojek online) bila sedang pengambilan/menjemput orderan,” kata salah seorang driver ojol yang enggan disebutkan namanya.

Karenanya, dalam pertemuan itu menekan pihak securty Alsut jangan melakukan tindakan main hakim sendiri dengan mengambil helm dan menggemboskan ban kendaraan motor Ojol.

“Tuntutan ojek online yakni dibuatkannya shelter/kantong-kantong  penjemputan untuk ojek online,” bebernya.

“Dilarang keras pihak securty Alam Sutera melakukan tindakan yg merugikan kami seperti mengambil helm, menggemboskan ban serta mengusir kami dengan seenaknya,” tuntutnya.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here