Pidato Dihadapan Putra Mahkota UEA di ADSW, Ini yang Disampaikan Presiden Jokowi  

Menurut Presiden, tahun lalu Indonesia menerapkan persyaratan biodiesel wajib yang disebut B20, semua bahan bakar diesel kami harus mengandung minimal 20 persen biodiesel minyak sawit. Kebijakan ini tidak hanya menghemat 3,4 miliar dollar AS dalam impor bahan bakar, tetapi juga menghemat 8,9 juta ton emisi CO2.

“Kami akan meningkatkan biodiesel menjadi B30 tahun ini yang selanjutnya akan menghemat impor bahan bakar dan mengurangi emisi gas rumah kaca,” papar Presiden Jokowi.

Diakui Presiden, hanya ada beberapa reformasi penting untuk merestrukturisasi sistem energi kita untuk memenuhi tantangan kelestarian lingkungan dan stabilitas ekonomi makro. Namun, dalam mengatasi perubahan iklim itu, menurut Presiden, tugas kita, dan waktu kita singkat.

Presiden menegaskan, perubahan iklim dan tantangan lingkungan akan menjadi masalah abad ini. Tetapi tantangan yang sangat besar ini juga mewakili peluang yang sangat besar, untuk membersihkan udara, mengurangi kebisingan, dan membangun kota baru untuk generasi baru.

“Oleh karena itu, saya percaya apa yang dibutuhkan sekarang adalah inisiatif yang berani dalam skala besar,” tutur Presiden Jokowi.

Untuk itu, Presiden Jokowi mengajak peserta ADSW 2020 untuk berinvestasi dalam bidang di mana energi terbarukan dan teknologi bersih menciptakan kehidupan yang berkelanjutan untuk pembangunan ekonomi dan sosial.

Sesi Pidato Kunci Presiden Jokowi pada forum Abu Dhabi Suistainabilitu Week itu dihadiri oleh Putra Mahkota UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Presiden Armenia Armen Sarkissian, para duta besar, CEO industri terkemuka dunia, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar RI untuk PEA Husin Bagis.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here