Terima Manfaat Program RTLH, Rumah Dua Warga RW 01 Pamulang Barat Mulai Dibongkar

Warga RW 01 Pamulang Barat, Kota Tangsel bergotong royong memulai proses pembangunan rumah warga penerima manfaat program RTLH, kemarin.

METROTANGSEL.COM, Pamulang – Rumah dua orang warga RW 01 Pamulang Barat, Pamulang, Kota Tangsel penerima manfaat program bedah rumah untuk RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), akhirnya mulai dilakukan proses pembongkaran, pada Minggu (8/3/2020).

Warga setempat secara bersama-sama bergotong royong membantu proses pembongkaran rumah milik warga bernama Odih dan Sumiyati, yang berada di di lingkungan RT 03/01 Pamulang Barat itu. Pembongkaran dipimpin Ketua RW  01 Ngadi dan dihadiri oleh beberapa ketua RT di antaranya Jonari dan Muntazar.

Turut terlibat Komunitas Sepeda Pamulang (SE PAM), yang sempat menyambangi walaupun hanya sebentar, dan mereka tetap gowes bersama Muntazar.

Koordinator BKM Kelurahan Pamulang Barat, Zainuddin didampingi anggotanya, Kasno dan Wiwin juga hadir dalam kesempatan itu. Sayangnya Ketua RT 03/01 Eddy AR tidak hadir menyaksikan saat rumah warganya dibongkar.

Koordinator BKM, Zainuddin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat setempat atas kerja samanya dalam membongkar rumah tersebut. Sementara, di kesempatan sama Ngadi  selaku Ketua RW 01 menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada BKM dan pemerintah Kota Tangerang Selatan,  karena ada warganya yang menerima manfaat program ini.

Ketua RW 01 Pamulang Barat, Ngadi (kiri) bersama warga bergotong royong membangunkan rumah warga penerima manfaat program bedah RTLH dari Pemkot Tangsel.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada BKM dan Pemkot Tangsel, ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah  kepada warganya yang memang perlu dibantu. Rumah warga kami yang dibongkar ini masih bilik, semrawut dan sangat tidak sehat,” ungkapnya.

Dikatakan Ngadi, dalam mengajukan usulan, pihaknya bekerjasama dengan para Ketua RT dan itupun harus persetujuan pemilik rumah.  Persyaratan administrasi juga harus dipenuhi, sehingga tidak menyalahi aturan karena anggaran yang dipakai adalah anggaran pemerintah.

“Saya pun berharap  bagi warga yang menerima manfaat ini,  mau merawat rumahnya dengan baik, jaga selalu kebersihan dan keindahannya. Intinya, ketika pemerintah sudah hadir memberikan fasilitas, maka masyarakat harus ikut memelihara dan jangan bersikap bodoh amat,” tegas Ngadi.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here