Bawaslu RI Ajak Mahasiswa Jadi Garda Terdepan Awasi Pilkada Serentak 2020

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja saat menjadi narasumber dalam dialog Kebangsaan bertajuk: Keberagaman Memajukan Indonesia di Tangerang Selatan, Kamis 11 Maret 2020/Foto: Humas Bawaslu RI

METROTANGSEL.COM, Tangsel – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI mengajak mahasiswa untuk aktif berpartisipasi menjadi pengawas dalam Pilkada Serentak 2020.

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengungkapkan, mahasiswa bisa menjadi pemantau pemilu yang tidak diam apabila menemukan pelanggaran.

“Banyak persoalan yang tidak bisa Bawaslu sendiri yang melakukan. Butuh peran mahasiswa dalam melakukan penegakan hukum pemilu,” katanya saat acara dialog Kebangsaan bertajuk: Keberagaman Memajukan Indonesia di Tangerang Selatan, Kamis (11/3/2020).

Bagja mengingatkan, ancaman pelanggaran Pilkada atau pemilu ke depan kian kompleks. Tidak hanya dilakukan oleh peserta pemilu atau pilkada, melainkan juga bisa dilakukan oleh penyelenggara. “Ditambah pelanggaran pemilu kini makin modern dengan menggunakan teknologi informasi,” tuturnya.

Melihat hal tersebut, peraih magister hukum dari Belanda itu meyakini, peran serta mahasiswa sangat diperlukan sebagai pemantau pemilu. Apalagi, lanjut dia, mahasiswa sekarang sangat erat dengan teknologi informasi. “Teman-teman mahasiswa harus mulai menjadi garda terdepan dalam pemantauan!,” tegasnya.

Bagja menceritakan pengalamannya saat Pemilu 1999. Ketika itu, dirinya yang masih menjadi mahasiswa turut berkecimpung dalam kepemiluan pertama pasca runtuhnya orde baru.

“Saat itu, para pelajar dengan latar belakang pendidikan berbeda mengajukan diri menjadi pemantau pertama kalinya di era reformasi. Alasannya, karena pelajar saat itu menginginkan hasil pemilu yang luber (langsung, umum, bebas, dan rahasia) dan jurdil (jujur dan adil),” akunya.

“Makanya, saya berharap mahasiswa sekarang dapat seperti mahasiswa era reformasi menjadi pemantau,” tambah dia.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here