Efek Corona, Ini Star-up Pendidikan Gratis Yang Siap Bantu Siswa Belajar Dari Rumah

Ilustrasi Siswa. Pelajar SMAN 2 Tangsel dalam salah satu kegiatan acara.

METROTANGSEL.COM, Jakarta – Mulai Senin (16/3/2020), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengoordinasikan pembelajaran melalui sistem daring atau online dengan mendapatkan bantuan gratis dari Ruangguru, Zenius, Google, Microsoft, Quipper, Sekolahmu, dan Kelas Pintar.

Startup di bidang pendidikan  memberikan layanan belajar gratis seiring mewabahnya virus corona. Hal ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang meminta proses belajar mengajar dilakukan di rumah guna meminimalkan penyebaran pandemi corona.

Melansir katadata.od.id, Ruangguru bekerja sama dengan Telkomsel memberikan kuota internet gratis 30 Gigabyte (GB) selama sebulan. Tentunya, kuota itu hanya bisa dipakai untuk mengakses platform Ruangguru.

Selain itu, perusahaan rintisan tersebut meluncurkan program Sekolah Online Ruangguru Gratis mulai hari ini. Melalui program ini, pengguna akan menerima beragam materi pelajaran lewat fitur live teaching mulai Pukul 08.00 sampai 12.00 WIB dan tersedia di 15 kanal.

Siswa yang belajar di rumah juga bisa mengerjakan soal di fitur bank soal dan try out secara gratis. “Ruangguru sangat concern terhadap dampak wabah covid-19. Banyak sekolah ditutup sementara di Jakarta, Depok, Bandung, Banten. Kami dapatkan laporan juga di Yogyakarta,” ujar Pendiri sekaligus CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara saat konferensi pers di Jakarta, Senin (16/3).

Selain Ruangguru, Zenius memberikan layanan gratis mulai dari siswa kelas 1 sampai kelas 12 dalam rangka persiapan Ujian Nasional. “Selain diakses gratis, mayoritas video pembelajaran dihadirkan dengan format whiteboard yang memerlukan kuota internet paling hemat,” kata CEO Zenius Education Rohan Monga dalam siaran pers, kemarin (15/3).

Begitu juga dengan Quipper. Perusahaan tidak memungut biaya atas layanan Quipper School dan memperkenalkan teknologi manajemen kelas digital (Learning Management System/LMS).

“Pemanfaatan edtech dengan LMS dapat menjadi solusi untuk memaksimalkan kegiatan belajar mengajar bagi para guru dan siswa sebagai antisipasi yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait penyebaran covid-19,” ujar Business Development Manager Quipper Indonesia Ruth Ayu Hapsari dalam siaran pers, Sabtu (14/3).

Titik Pintar juga berencana memberikan akses gratis bagi pengguna selama periode kebijakan belajar dari rumah. Startup pendidikan ini mengemas kurikulum Sekolah Dasar (SD) dalam bentuk gim di ponsel. Akses gratis dapat digunakan dengan menyertakan kode ‘Corona’ saat registrasi.

“Dengan Titik Pintar, saya yakin bisa membantu orang tua mengajar lebih baik dan menyenangkan di rumah,” kata CEO Titik Pintar Robbert Deusing dalam siaran pers.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar proses belajar mengajar bagi pelajar dan mahasiswa dilakukan di rumah, mulai Senin (16/3/2020), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengoordinasikan pembelajaran melalui sistem daring atau online dengan mendapatkan bantuan gratis dari Ruangguru, Zenius, Google, Microsoft, Quipper, Sekolahmu, dan Kelas Pintar.

“Artinya ini sudah berjalan pada hari ini. Kita ingin mengajak agar guru juga mengarahkan ke sana, dalam dua minggu ke depan, sehingga betul-betul belajar dari rumah ini bisa efektif,” ujar Presiden Jokowi.

Kalau bisa efektif, Presiden yakin akan mengurangi banyak sekali mobilitas para pelajar, mahasiswa, dan mengurangi penyebaran Covid-19. Proses evaluasi, menurut Presiden, bukan hanya dilakukan oleh Menteri yang terkait, tetapi juga akan terus diikuti oleh Presiden.

“Ada yang sudah mampu dengan online, ada yang belum, sehingga di sini keaktifan setiap sekolah, keaktifan dari guru adalah menjadi hal yang penting,” imbuhnya melansir setkab, Selasa, (17/3/2020).

Kalau tidak bisa online, Presiden minta jangan sampai pelajar diliburkan, tetapi justru malah bermain ke warnet maupun bermain ke tempat-tempat yang banyak kerumunan orang.(sam)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here