Pemkot Tangsel Rutinkan Penyemprotan Disinfektan Antisipasi Penyebaran Corona

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie saat memantau penyemprotan disinfektan di salah satu rumah makan.

METROTANGSEL.COM, Serpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga terus melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah titik keramaian.

Salah satunya penyemprotan di lakukan diberbagai rumah makan seperti Bandar Djakarta dan Rumah Makan Pangeran. Karena lokasi tersebut ramai dikunjungi masyarakat.

“Kami terus melakukan penyemprotan diberbagai wilayah yang menjadi titik keramaian. Rumah makan salah satunya sebagai lokasi yang banyak dikunjungi warga. Kegiatan selanjutnya akan dilakukan penyemprotan di area taman bermain dan lokasi area publik lainnya,” kata Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie.

Benyamin mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah kota kekurangan alat untuk menyemprotkan cairan disinfektan. “Saat ini kita memang kesulitan untuk mencari alat semprotnya, kita masih perlu lagi tambahan. Sekarang baru ada 13 alat semprotnya yamg semuanya dimiliki oleh dinas kesehatan, dan dinas lingkungan hidup,” tegasnya.

Menurut Benyamin, pihaknya akan menambah alat untuk menyemprotkan cairan disinfektan sebanyak 50 sampai 100 dari penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Asal ada alatnya dan banyak itu bagus, karena dari Pemkot sudah ada penyesuaian amggaran yang bisa dibelanjakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Tangsel dengan penanganan status tanggap darurat ini,” ujarnya.

Benyamin juga mengatakan saat ini, pemerintah kota Tangsel menetapkan status tanggap darurat untuk menangani meluasnya virus corona. “Kerena berdasarkan surat keputusan Wali Kota tentang covid-19 tingkat kota menyatakan bahwa kota Tangerang Selatan menetapkan status tanggap darurat,” ungkapnya.

Sementara itu, juru Bicara Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tangerang Selatan, Tulus Muladiyono, di Kota Tangerang Selatan ada peningkatan 7 kasus positif Corona Virus Desease 2019 (COVID-19). “15 positif hari ini, kemarin masih 8,” ujarnya melalui siaran tertulis, Selasa (24/3/2020).

Adapun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 79 orang, 164 Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan 4 meninggal dunia dari Pondok Aren 2, Ciputat dan Ciputat Timur.(sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here