Horee… Denda Telat Bayar Pajak Kendaraan Dibebaskan Hingga Mei 2020

Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Istiono

METROTANGSEL.COM, Jakarta  – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jenderal Istiono mengatakan, pihaknya memberikan keringanan bagi masyarakat yang akan membayar pajak kendaraan bermotor, imbas wabah corona atau COVID-19 di Indonesia.

“Selama KLB (kejadian luar biasa) COVID-19, yang terlambat bayar pajak sampai tanggal 29 Mei (2020) tidak didenda,” kata Istiono saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Lebih lanjut, Istiono mengatakan, kebijakan pajak kendaraan motor akan ditentukan masing-masing Pemerintah Daerah. “Saya kemarin sudah sampaikan jajaran Dirlantas, agar koordinasi dengan Dispenda (Dinas Pendapatan Daerah) Provinsi masing-masing,” tuturnya.

Terkait pelayanan SIM internasional, menurutnya sementara ini juga dihentikan. Namun, belum semua wilayah di Indonesia menutup pelayanan SIM nasional.

Selain pelayanan SIM, sistem ganjil genap juga tidak diberlakukan sejak 16 Maret hingga 5 April mendatang. “SIM nasional berjalan seperti biasa. Kita terapkan standart SOP COVID-19 dan tergantung kebijakan Kapolda. Bila masuk zona merah, ditutup sementara,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pelayanan SIM di wilayah DKI Jakarta dihentikan sementara.

“Pelayanan perpanjangan SIM DKI kita tutup sampai tanggap darurat selesai atau sampai tanggal 29 Mei (2020). Untuk SATPAS di Tangerang, Depok Bekasi silahkan tanyakan ke Polres masing-masing,” katanya kepada Kamis (26/3/2020) lalu.

Penghentian pelayanan SIM di DKI terhitung sejak Selasa (24/3) lalu. Hal ini dilakukan, guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19. “SIM Keliling juga tutup. Perpanjangan SIM bisa dilakukan setelah 29 Mei,” ucapnya.(sam)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here