Tingkat Kepatuhan Belum Capai Angka Ideal, Penanganan Covid-19 di Tangsel Dievaluasi.

METROTANGSEL.COM, Serpong – Memasuki tahap ke 13 pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany melakukan evaluasi penanganan covid-19 di Kota Tangsel.

Evaluasi tersebut dilaksanakan bersama seluruh tim Satuan Tugas Covid-19 di Kantor BPBD Tangsel, Senin (23/11).

Saat ini, kata Airin, Kota Tangsel kembali menerapkan PSBB ke tiga belas hingga bulan Desember 2020 mendatang.

Dengan harapan tingkat kesadaran protokol kesehatan bisa mnecapai angka ideal.

”Jadi idealnya itu ada di angka 90 persen,” ujar Airin seperti yang dilansir metrotangsel.com dari humastangsel_kominfo (rabu, 22/11/2020) melalui aplikasi Telegram.

Meski demikian, lanjut Airin, masyarakat sudah banyak yang paham mengenai penggunaan APD seperti masker dan face shield pada saat beraktivitas di luar rumah atau ruangan.

”Untuk saat ini, kami sudah menyiapkan gugus tugas di tingkat RT dan RW yang bisa memastikan bahwa pelaksanaan PSBB ini diterapkan di tingkatan masyarakat yang paling rendah,” ungkapnya.

Wakil Sekretaris Satgas Covid-19 dan Kepala Pelaksana BPBD, Chaerudin menjelaskan bahwa penanganan Covid-19 itu dilakukan dari hulu dan juga hilir.

Pihaknya terus berupaya agar masyarakat bisa menerapkan pola hidup normal baru dan lebih disiplin.

Charrudin berharap, evaluasi yang dilakukan ini, diharapkan agar pelaksanaan program pemutusan mata rantai Covid-19 di Kota Tangsel bisa dilakukan sesuai harapan.

Karena menurutnya, berdasarkan data yang diperoleh tingkat kepatuhan masyarakat di Tangsel baru mencapai 78 persen.

Sedangkan tingkat kesembuhan mencapai 80 persen. (rls/asn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here