Balita Pengidap Hydrocephalus Ini Hanya Mendapat Perawatan Seadanya di Rumah

METROTANGSEL.COM, SETU– Nasib Muhammad Falih Akmar sungguh memprihatinkan.

Bayi laki-laki yang baru berumur setahun tiga bulan itu harus menjalani hidup dengan kondisi kepala yang terus membesar karena mengidap penyakit hydrosefalus.

Kedua orang tuanya yang hidup serba kekurangan, sudah tak sanggup membiayai pengobatan anak keduanya itu.

Saat ini, Falih hanya bisa terbaring  di rumahnya di Jalan Kelapa Dua RT 005, RW 003, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel.

Ibunda Falih, Supriyani (22), hanyalah seorang ibu rumah tangga.

Sedangkan sang ayah, Septian Prasetya (28), hanya bekerja sebagai buruh serabutan.

Supriyani menuturkan, dia dan suaminya selama ini hanya bisa memberikan perawatan seadanya kepada anaknya tersebut dengan memberikan alat bantu oksigen.

Karena yang paling utama baginya adalah harus memastikan selang oksigen yang terpasang melalui hidungnya masih berfungsi dengan baik.

“Kita hanya check up saja seminggu sekali di RSUP Fatmawati. Falih dipasang selang di dalamnya,

jadi harus hati-hati banget menggendongnya,” tutur Supriyani, kepada awak media di rumahnya, Rabu (10/2/2021).

Sejauh ini upaya yang bisa dilakukannya hanya pergantian selang secara rutin. Itu pun, tidak bisa dilakukan sendiri.

Mereka harus merogoh kocek yang cukup besar, untuk biaya transportasi bolak balik rumah sakit di daerah Fatmawati, Jakarta Selatan.

“Ya kita bela-belain walaupun tidak ada uang, karena dia harus ditangani rutin setiap hari.

Cuma karena kondisi ekonomi kayak gini, kita izin juga ke dokternya minta solusi,” keluh wanita yang biasa di sapa Yani ini.

Tapi dirinya merasa sedikit lega lantaran dokter mengizinkan untuk datang minimal empat kali dalam sebulan.

“Kalau Falih perkembangan bagus, ya tidak apa-apa. Yang penting minimal sebulan empat kali dibawa kesini (rumah sakit),” ucap Yani, menirukan perkataan dokter yang merawat Falih.

Meski demikian, Yani dan suaminya tetap masih memiliki kendala.

Karena banyak obat yang tidak dicover BPJS, dan dia pun tidak mampu ia beli lantaran harganya cukup mahal.

Padahal, obat-obat itu sangat dibutuhkan karena berfungsi untuk memperbaiki syaraf otak sang buah hatinya. (AMD/ASN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here