Terkait Larangan Mudik Lebaran, Bus AKAP dan AKDP Akan Dihentikan Sementara Operasionalnya

METROTANGSEL.COM, Serpong— Dalam upaya melakukan penyekatan arus mudik menjelang lebaran, mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021, semua layanan Bus Angkutan Antar Kota Antar Propinsi (bus AKAP) dan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) akan dihentikan sementara operasionalnya.

Baik itu kedatangan atau keberangkatan penumpang di 8 terminal tipe A Jabodetabek.

Terdiri dari Terminal Jatijajar Depok, Baranangsiang Bogor, Poris Plawad Kota Tangerang, Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan.

Hal tersebut tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) kepada 70 perusahaan otobus.

“Ya kalau ada pelarangan ini berpengaruh lah bagi kami, kan penghasilannya dari situ dari banyaknya penumpang, kalau ada pembatasan ini kru yang kerja di bus ya pada libur,” kata pengemudi bus PO Budiman, Ateng Jaelani saat ditemui di terminal Pondok Cabe, Pamulang.

Menurut Ateng, liburnya kru bus tersebut dikarenakan bus yang tidak beroperasi, pihak perusahaan pun tidak mau ambil risiko apabila tetap memaksakan bus beroperasi.

“Nyari kerja ya kerja apalagi, kalau udah biasa kerja di bus ya mau kerja apalagi, nanti tanggal 4 atau 5 April kita pulang ke Tasikmalaya karena poolnya disana,” ujarnya.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Tangsel, Ika menyebutkan bahwa aturan larangan mudik, Dishub Tangerang Selatan mengacu kepada pemerintah pusat.

“Kalau dikewilayahan kita kerja sama dengan polisi tentang penyekatan, pada intinya nanti posko ada tapi tekhniknya seperti apa saya juga belum bisa kasih tau, karena kita nanti sore baru akan rapat dengan kepolisian terkait jalur mudik ini,” imbuhnya. (AMD/ASN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here